crossorigin="anonymous"> crossorigin="anonymous">

Kurang Dikenal, Ini 5 bintang Asia yang bisa bersinar di Piala Dunia 2022 Qatar

Selama bertahun-tahun, banyak tim Asia telah dipandang sebelah mata di Piala Dunia lantaran dianggap kurang memiliki kekuatan pemain bintangnya.

Persepsi ini sedikit berubah pada tahun 2002 ketika Korea Selatan mengalahkan Italia untuk mencapai semifinal Piala Dunia di kandang sendiri.

Tidak ada tim Asia yang mampu meniru prestasi itu, tetapi beberapa bintang top Asia telah tampil dalam kompetisi tersebut.

Pemain seperti Park Ji-Sung, Keisuke Honda, Hidetoshi Nakata, Heung-Min Son, Ki Sung-Yueng dan banyak lainnya telah menunjukkan kualitasnya.

Para pemain Asia saat ini cukup berbakat, dan beberapa telah mampu menjadi pemain tetap di tim top Eropa.

Para pemain ini akan memberikan hiburan yang luar biasa kepada para penggemar di Piala Dunia 2022 di Qatar.

Tanpa basa-basi lagi, inilah lima pemain Asia yang bisa membuat namanya terkenal di Piala Dunia di Qatar.

1. Garang Kuol (Australia)

Lahir di Mesir dari orang tua Sudan Selatan sebelum berimigrasi ke Australia sebagai pengungsi, Garang Kuol adalah prospek terpanas di sepak bola Australia.

Penyerang Central Coast Mariners berusia 18 tahun itu terpilih untuk mewakili Australia setelah tampil mengesankan untuk klubnya.

Kuol telah membuat gelombang di Australia dan secara global, dan remaja ini dinilai tinggi oleh para pramuka. Dia menandatangani kesepakatan dengan Newcastle United pada September 2022, dan akan bergabung dengan tim Liga Premier setelah Piala Dunia di Qatar.

Pemain berusia 18 tahun itu tampil melawan Barcelona sebagai anggota tim All-Star A-League. Sang remaja telah mencatatkan dua gol dan dua assist dalam empat pertandingan liga musim ini.

Kuol melakukan debut seniornya saat dia bermain untuk Australia melawan Selandia Baru dalam pertandingan persahabatan, menjadi pemain termuda Socceroos sejak Harry Kewell.

Pemain berusia 18 tahun itu adalah pemain termuda yang dipilih untuk bermain untuk Australia di Piala Dunia.

2. Mehdi Taremi (Iran)

Mehdi Taremi adalah salah satu pesepakbola Asia yang paling dikenal karena prestasinya di Eropa. Gol tendangan saltonya untuk Porto melawan Chelsea di perempat final Liga Champions 2021 langsung terlintas di benak. Dia akan menjadi ujung tombak serangan Iran di Piala Dunia 2022 di Qatar.

Taremi tampil impresif untuk Porto di liga Portugal sejak pindah ke klub tersebut pada 2020. Pemain berusia 30 tahun itu memiliki 13 gol dan delapan assist hanya dalam 19 pertandingan untuk juara Portugal musim ini, termasuk lima gol dalam lima penampilan Liga Champions. .

Taremi telah membuat 61 penampilan untuk Iran sejak melakukan debutnya pada tahun 2015. Striker tersebut telah mencetak 27 gol untuk negaranya dan telah bermain dalam satu edisi Piala Dunia FIFA pada tahun 2018. Taremi berharap dapat menerjemahkan bentuk klubnya ke tim nasional di Qatar.

3. Kang-In Lee (Korea Selatan)

Di samping kapten Heung-Min Son, Korea Selatan memiliki pemain sayap giat lain yang akan menarik perhatian di Piala Dunia FIFA di Qatar. Kang-In Lee adalah salah satu talenta paling menjanjikan di Asia saat ini.

Lee datang melalui barisan Valencia sebelum pindah ke Mallorca karena Valencia menghadapi masalah keuangan. Pemain berusia 21 tahun itu telah menjadi pemain yang sangat mengesankan sejak melakukan debut profesionalnya. Dia adalah Pemain Terbaik Turnamen di Piala Dunia U-20 2019. Lee memiliki dua gol dan tiga assist untuk Mallorca dalam 14 penampilan La Liga musim ini.

Kang-In Lee belum memantapkan dirinya sebagai pemain kunci untuk Korea Selatan di level senior. Penyerang muda ini hanya membuat enam penampilan untuk negaranya, dan Piala Dunia akan menjadi turnamen besar pertamanya.

4. Takefusa Kubo (Jepang)

Hanya sedikit pemain yang bisa belajar permainan ini dari akademi FC Barcelona dan Real Madrid, dan Takefusa Kubo adalah salah satunya. Anak muda berbakat itu saat ini berada di buku Real Sociedad, di mana dia menikmati musim yang mengesankan.

Kubo bergabung dengan La Masia pada 2011 tetapi kembali ke negara asalnya Jepang pada 2015 sebelum kembali ke Eropa empat tahun kemudian untuk bergabung dengan Real Madrid.

Anak muda itu dikirim dengan status pinjaman sebelum akhirnya bergabung dengan Real Sociedad dengan kontrak permanen selama musim panas.

Pemain berusia 21 tahun itu telah mencetak dua gol dan membuat empat assist dalam 17 penampilan untuk tim Spanyol musim ini.

Kubo adalah salah satu pemain paling berbakat Jepang dan akan berusaha meningkatkan reputasinya di Piala Dunia 2022. Anak muda itu telah membuat 20 penampilan untuk Blue Samurai dengan satu gol atas namanya.

5. Akram Afif (Qatar)

Di Piala Dunia 2018 Rusia, Aleksandr Golovin adalah bintang pelarian bagi negara tuan rumah. Dalam ekstravaganza empat tahunan kali ini, pemain depan Qatar Akram Afif diharapkan menjadi bintang pertunjukan untuk negaranya.

Afif telah memperoleh status pahlawan kultus di negara asalnya Qatar, tampil di level yang sangat tinggi.

Pemain depan berusia 26 tahun itu telah menikmati kesuksesan terbesar dalam karirnya di Qatar setelah gagal menetap di Eropa dengan mantra di Spanyol dan Belgia.

Dia mencetak dua gol dan membuat dua assist untuk Al Sadd dalam sembilan penampilan sebelum Piala Dunia.

Afif adalah bintang terbesar Qatar dan akan berusaha menunjukkan kualitasnya di panggung dunia. Pemain sayap itu telah mencetak 24 gol dalam 83 penampilan untuk negaranya.

Dia mencetak dua gol dan membuat lima assist saat negaranya finis ketiga di Piala Arab 2021.

Check Also

Pemain Ini Diprediksi Jadi Favorit untuk Meraih Penghargaan Sebagai Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2022 Qatar

Piala Dunia 2022 akan dimulai di Qatar dalam waktu kurang dari dua hari lagi dan …